ARTIKEL SAYA DICURI!!!

Gw pernah menulis sebuah artikel dengan judul “Karang Taruna di Jaman Sekarang” di blog gw http://gael-radcliffe.co.cc/?p=19 (udah gw non-activated lg blognya).

Sebenernya gw lg iseng2 googling tentang karang taruna, dan lo tau apa yg gw temuin…… Sebuah artikel yg sama seperti gw tulis tanpa ada satu kata pun yg di edit di situs resminya DEPARTEMEN SOSIAL!!!! dan yg gw bikin kesel, disitu ditulis, oleh: Nawir dan penulisnya: Mariyo…. WTF!!!!!

bisa cek dsini : http://www.depsos.go.id/modules.php?name=News&file=article&sid=928

Itu bener2 cerita gw, dan Karang taruna RW 013 itu karang taruna gw!!!!

Buat Mariyo… Ga Kreatif Lo!!!!!!

Say Hello To My New Little Friend…

Ini adalah salah satu dari anak2 gw yg ada di kamar… gara2 baru nemu miniatur gendang2an, jadi pengen ngedandanin yg satu ini… hehe…

okey, everbody… say hello to my little friend….

Chilling Out Surfer

Cuman Iseng buat design kaos vintage.. huhu

Special Design for Iwan Budiono

Waktu gw lagi “ngablau” berat tiba2 temen gw masuk kamar. Die minta bikinin design tattoo nama selingkuhannya (selingkuhan ye wan?? haha) tapi jangan sampe kebaca tulisannya, takut ketauan cewenya… hakhaka

hope u like this shit!

Skema Tempat Warnet

Seminggu sebelum kontrak gw dan temen2 pada abis, kita sempet sharing2 mo ngelanjutin kmana lagi neh klo kontrak ga diperpanjang?? Muncullah ide temen gw untuk membuka usaha warnet. Tadinya gw ga mau ikut2an, soalnya gw lagi blom mikir untuk membuka usaha, pasti kan butuh modal. Itu die yg berat.. hehe…

Cuman karena temen gw yang satu ini membujuk2 gw untuk buat skema designnya, maka gw bantulah mereka2 ini.. wakakaka.. Dan berhubung proyek teng kyu, jadinya gw juga rada2 males deh gambarnya, asal jadi aja.. wakakaka.. piss yoo abang2ku.. Ni die skema warnetnye…

Silahkan dicaci maki amatiran ini… haha

Undangan Akkikah

Fiiuuhh… akhirnya setelah sekian lama ga nge-blog gw bisa sedikit meluangkan waktu lagi buat blog gw.. hehe..

Oke back to topic.. Beberapa minggu yang lalu gw yang lagi dikantor ditelfon sama temen kantor gw yg di pekanbaru. Jadi istrinya doi baru melahirkan anak ke-2 nya. Wahh.. selamat ya bang.. Semoga bisa jadi anak yang solehah nantinya..:P Nah, gw diminta untuk design undangan akkikah anaknya.

Doi pengen undangannya itu mengandung unsur Jawa, tapi masih ada aksen melayu2nya. Jadi gw bikin undangan itu seperti ini..

Sekali lagi selamat yah bang…

Mati Gaya!

aaarrrggghhh… udah hampir satu bulan gw dipindahin di call center… Gara2 kontrak pada abis dan semua posisi jabatan di rolling untuk sementara..

bosan gila… bener2 ga bisa mengekspresikan diri neh gw..

1. Laptop gw mati (Entah knapa? dan gw bener2 ga punya waktu buat benerin)

2. Harus jagain telfon (padahal gw tau ni telfon kaga mungkin kabur)

3. Miss my old position…

damn!! Mudah2an bulan depan gw bisa kembali di posisi creative designer..

Kangen kamera, kangen komputer gw yg lama…… hiks..

Mati Gaya!

Memperingati Hari Pahlawan 10 November

“Bangsa yang besar, adalah bangsa yang selalu mengingat dan menghargai jasa-jasa para pahlawannya..”

Hai kalian semua para pemuda Indonesia! Pernahkah kalian sedikit saja merenungkan kenapa kita bisa ada sekarang ini? Kenapa kita bisa hidup penuh dengan kesenangan sekarang ini? Kenapa kita bisa melakukan apapun dengan keinginan kita, seperti sekolah, bermain, berorganisasi, atau malah kebut2an dijalan dengan mobil orang tua anda sambil menghisap tembakau?

Pernahkah kalian berfikir dengan apa yang dilakukan para pemuda Indonesia dimasa yang lalu? Mereka telah menggoreskan satu sejarah besar dimata dunia. Dimana sebuah kemerdekaan adalah barang langka di benua Asia ini, para pemuda Indonesia bisa bersatu untuk mewujudkan mimpi itu. Ya, Menyatukan puluhan pulau-pulau dengan beraneka ragam suku, ras, agama, dll menjadi sebuah negara besar di Asia yang diberi nama Indonesia. Pernahkah kalian berfikir untuk melakukan hal sebesar itu dibutuhkan pengorbanan yang besar? Nyawa..

Salah satu Pahlawan yang selalu gw puja dari dulu yaitu Bung Tomo. Tetapi kenapa pemerintah baru menghadiahi gelar pahlawannya baru-baru ini? Padahal, setiap tahun kita memperingati hari Pahlawan untuk mengenang pertempuran besar di Surabaya, dan Bung Tomo adalah salah satu Tokoh besar pada kejadian itu. Dia mampu menguatkan hati para pemuda Indonesia, khususnya di Surabaya, untuk tidak menyerah begitu saja pada tentara Inggris lewat pidato singkatnya. Berikut adalah kutipan pidato Bung Tomo pada 10 November 1945, mudah-mudahan masih bisa menambah rasa nasionalisme kita pada bangsa ini :

Bismillahirrahmanirrahim…
Merdeka!!!

Saoedara-saoedara ra’jat djelata di seloeroeh Indonesia,
teroetama, saoedara-saoedara pendoedoek kota Soerabaja
Kita semoeanja telah mengetahoei bahwa hari ini tentara Inggris telah menjebarkan pamflet-pamflet jang memberikan soeatoe antjaman kepada kita semoea.
Kita diwadjibkan oentoek dalam waktoe jang mereka tentoekan, menjerahkan sendjata-sendjata jang kita reboet dari tentara djepang.

Mereka telah minta supaja kita datang pada mereka itoe dengan mengangkat tangan.
Mereka telah minta supaja kita semoea datang kepada mereka itoe dengan membawa bendera poetih tanda menjerah kepada mereka.

Saoedara-saoedara,
didalam pertempoeran-pertempoeran jang lampaoe, kita sekalian telah menundjukkan bahwa
ra’jat Indonesia di Soerabaja
pemoeda-pemoeda jang berasal dari Maloekoe,
pemoeda-pemoeda jang berasal dari Soelawesi,
pemoeda-pemoeda jang berasal dari Poelaoe Bali,
pemoeda-pemoeda jang berasal dari Kalimantan,
pemoeda-pemoeda dari seloeroeh Soematera,
pemoeda Atjeh, pemoeda Tapanoeli & seloeroeh pemoeda Indonesia jang ada di Soerabaja ini,

didalam pasoekan-pasoekan mereka masing-masing dengan pasoekan-pasoekan ra’jat jang dibentuk di kampoeng-kampoeng,
telah menoenjoekkan satoe pertahanan jang tidak bisa didjebol,
telah menoenjoekkan satoe kekoeatan sehingga mereka itoe terdjepit di mana-mana

Hanja karena taktik jang litjik daripada mereka itoe, saoedara-saoedara
Dengan mendatangkan presiden & pemimpin-pemimpin lainnja ke Soerabaja ini, maka kita toendoek oentoek menghentikan pertempoeran.
Tetapi pada masa itoe mereka telah memperkoeat diri, dan setelah koeat sekarang inilah keadaannja.

Saoedara-saoedara, kita semuanja, kita bangsa Indonesia jang ada di Soerabaja ini akan menerima tantangan tentara Inggris ini.
Dan kalaoe pimpinan tentara Inggris jang ada di Soerabaja ingin mendengarkan djawaban ra’jat Indonesia,
ingin mendengarkan djawaban seloeroeh pemoeda Indonesia jang ada di Soerabaja ini
Dengarkanlah ini hai tentara Inggris,
ini djawaban ra’jat Soerabaja
ini djawaban pemoeda Indonesia kepada kaoe sekalian

Hai tentara Inggris!,
kaoe menghendaki bahwa kita ini akan membawa bendera poetih takloek kepadamoe,
menjuruh kita mengangkat tangan datang kepadamoe,
kaoe menjoeroeh kita membawa sendjata-sendjata jang kita rampas dari djepang oentoek diserahkan kepadamoe

Toentoetan itoe walaoepoen kita tahoe bahwa kaoe sekalian akan mengantjam kita oentoek menggempoer kita dengan seloeroeh kekoeatan jang ada,
Tetapi inilah djawaban kita:
Selama banteng-banteng Indonesia masih mempoenjai darah merah jang dapat membikin setjarik kain poetih mendjadi merah & putih,
maka selama itoe tidak akan kita maoe menjerah kepada siapapoen djuga!

Saoedara-saoedara ra’jat Soerabaja,
siaplah keadaan genting
tetapi saja peringatkan sekali lagi, djangan moelai menembak,
baroe kalaoe kita ditembak, maka kita akan ganti menjerang mereka itu.

Kita toendjoekkan bahwa kita adalah benar-benar orang jang ingin merdeka.
Dan oentoek kita, saoedara-saoedara, lebih baik kita hantjur leboer daripada tidak merdeka.
Sembojan kita tetap: MERDEKA atau MATI.

Dan kita jakin, saoedara-saoedara,
pada akhirnja pastilah kemenangan akan djatuh ke tangan kita
sebab Allah selaloe berada di pihak jang benar
pertjajalah saoedara-saoedara,
Toehan akan melindungi kita sekalian

Allahu Akbar..! Allahu Akbar..! Allahu Akbar…!
MERDEKA!!!

Sekarang, coba kita renungkan lagi sejenak, apa yang sudah kita berikan pada bangsa ini, negara ini? Tidak perlu ada lagi nyawa yang hilang wahai saudaraku sesama pemuda!! Karena nyawa-nyawa yang telah hilang itu sudah terbayar dengan adanya Negara Kesatuan ini.. Indonesia

Kreativitas Atau Pornografi?

Pornografi adalah materi seksualitas yang dibuat oleh manusia dalam bentuk gambar, sketsa, ilustrasi, foto, tulisan, suara, bunyi, gambar bergerak, animasi, kartun, syair, percakapan, gerak tubuh, atau bentuk pesan komunikasi lain melalui berbagai bentuk media komunikasi dan/atau pertunjukan di muka umum, yang dapat membangkitkan hasrat seksual dan/atau melanggar nilai-nilai kesusilaan dalam masyarakat.

Bangsaku adalah bangsa yang munafik…

Mungkin bisa kalian terjemahkan sendiri maksud dari salah satu pasal pornografi tersebut… Klo gw yang nerjemahin sih kurang lebihnya kaya gini…

pic : Elizabeth Bathory by cyanineblu

Pelukis : Eh, liat deh karya terbaru gw nih….

Gw : Damn! you must be in jail man!!

Pelukis : Knapa?

Gw : Because I’m horny with that pic………!!!

You know what i mean??

Jadoel – Old School

Jadoel

Jadoel

Bermula ketika seorang gadis? meminta fotonya dan 3 teman gadis?nya agar di edit gaya jadoel oleh seorang designer muda amatir ini.

Pas waktu asik2nya ngedit ditengah kerjaan yang bertumpuk-tukmpuk ini, gw ngebayangin rasanya hidup di zaman dulu itu gmana yahh?

Seperti yg kita liat di Tv, Foto, Gambar-gambar zaman dulu :

Buram

Samar

Hitam putih

Tak berwarna

Tapi kita ga pernah liat dibalik itu semua. Apa?

Sebuah kehidupan yang sangat penuh warna.

Kesederhanaan, persahabatan, toleransi, penuh warna, perjuangan!

Ya, mereka hidup penuh warna walaupun mereka tidak pernah menunjukkan dimana letak warna itu. Sungguh kehidupan yang sangat ingin gw rasain. Tidak pernah menyombongkan diri dengan apa yang kita miliki.

Old School

Old School

Namun seiring dengan berjalannya waktu, mereka mulai menunjukkan warnanya. Mungkin kata ‘narcism’ bisa sedikit mewakili, atau mungkin lebih tepat lagi ‘tragic narcism’. Tapi apa yang ada di balik warna2 tersebut?

Kesibukan, keangkuhan, kekuasaan, politik!

Semakin sebuah objek penuh warna, semakin sulit kita mencari nilai pada objek tersebut.

Aku rindu kehidupan hitam putih yang seperti dulu…..